MEDAN
Dugaan adanya pengendalian peredaran narkoba dari dalam Rutan kembali menjadi sorotan.
Kali ini, seorang warga binaan berinisial Sugi disebut-sebut diduga berperan mengendalikan jaringan peredaran narkotika dari balik jeruji.
Informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum mendapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak Rutan.
Karena itu, kebenarannya masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan pendalaman secara profesional, transparan, dan menyeluruh.
Apabila dugaan tersebut terbukti, pelaku diharapkan diproses sesuai hukum yang berlaku demi menjaga integritas lembaga pemasyarakatan serta memperkuat upaya pemberantasan peredaran narkotika.(tim)




















